Tips Jalankan Aplikasi Trading Saham tanpa FOMO

Trading menjadi salah satu jenis transaksi jual beli saham yang paling banyak dijalankan, terutama untuk jangka pendek. Saat ini, akses trading dapat dijalankan lewat aplikasi trading saham yang bahkan bisa diakses dari handphone. Melihat perkembangannya, tidak mengherankan jika semakin banyak saja orang yang mulai menjalankan aktivitas tersebut.

Tips Trading Tanpa Ikut-ikutan

Menjadi trader sejatinya tidak semudah yang dibayangkan. Ada berbagai tantangan yang kerap muncul di depan mata, seperti modal yang terbatas, kurangnya rasa percaya diri, hingga cenderung tamak yang kemudian menyebabkan kerugian.

Meski demikian, tidak sedikit orang yang tidak memedulikan hal tersebut kemudian bersikap FOMO atau ikut-ikutan trading seperti teman-temannya agar tidak ketinggalan. Nah, daripada Smart People hanya cenderung ikut-ikutan menjalankan trading, ada baiknya ikuti beberapa tips berikut.

1. Pahami saham terlebih dahulu

Tips pertama yang wajib dilakukan untuk memulai trading yakni memahami perihal saham dan cara kerjanya terlebih dahulu. Adapun hal-hal yang berkaitan seperti kapan saja jam perdagangan dibuka, istirahat, hingga tutup, sebab perdagangan saham memang dilakukan hanya pada saat jam tertentu.

Pelajari juga bagaimana analisis saham, apa saja yang berpengaruh pada pergerakan saham, kapan harus beli dan jual saham, hingga bagaimana cara melakukan pembelian saham tersebut. Pastikan Smart People sudah memahami hal-hal itu terlebih dahulu sebelum mulai membuat akun trading dan bertransaksi.

2. Buat rencana trading

Selain itu, buatlah juga rencana trading atau trading plan yang matang. Beberapa hal yang bisa diketahui dari trading plan ini contohnya kapan harus masuk dan keluar dari transaksi, berapa banyak saham yang akan dibeli, dan sebagainya.

Seorang trader harus memiliki perencanaan yang matang dan menaati rencana tersebut sehingga hasilnya sesuai seperti yang sudah diharapkan. Oleh karena itu, ada baiknya jika waktu trading diatur secara pas dengan menentukan persentase kerugian dan hasilnya.

Rencana trading juga bisa berkaitan dengan aplikasi trading saham mana yang akan digunakan dengan melihat kelebihan dan kekurangannya. Aplikasi ini juga penting karena sebagai media dan sarana perdagangan saham sehingga dapat dilakukan di mana saja. Maka dari itu, pemilihan aplikasi saham yang stabil sangat penting bagi seorang trader.

3. Memastikan pilihan emiten yang tepat

Jangan lupa juga untuk selalu mempertimbangkan saham emiten mana yang ingin Smart People beli. Untuk hasil yang lebih baik, saham blue chip atau emiten di indeks LQ45 bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghindari potensi rugi.

Saham-saham yang masuk ke dalam indeks ini cenderung memiliki kapitalisasi besar dan banyak diminati pasar. Kinerjanya cenderung baik sehingga harga yang turun pun bisa dipastikan naik kembali dalam beberapa waktu ke depan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan memiliki emiten, salah satunya memperhatikan laporan keuangan. Dari laporan inilah, trader akan tahu apakah siklus keuangan dari perusahaan tersebut masih sehat atau malah terganggu.

4. Bersikap realistis

Fokus trading memang untuk mendapat berbagai imbal hasil, berapapun jumlahnya. Akan tetapi, Smart People tidak boleh langsung berharap jika modal 100 ribu rupiah akan bisa berubah menjadi 10 juta rupiah dalam waktu sekejap. Tentu diperlukan proses yang panjang untuk sampai ke titik tersebut.

Apabila ekspektasi kita terlalu tinggi, sudah pasti nantinya akan berdampak buruk pada hasil yang diharapkan. Smart People juga tidak boleh asal mengharapkan keberuntungan untuk mendapat hasil yang besar dalam sekejap mata.

5. Kontrol emosi

Smart People tentu harus paham jika harga saham cenderung sangat fluktuatif. Di aplikasi trading saham misalnya, dalam hitungan menit harga saham bisa naik bahkan turun dengan cepat. Tidaklah mengherankan jika ada banyak trader yang emosinya meluap ketika mengetahui hal tersebut.

Smart People tentu perlu memiliki kemampuan mengontrol emosi sehingga tidak salah mengambil keputusan. Contohnya ketika harga saham turun, jangan cepat-cepat melakukan penjualan tanpa pikir panjang. Alangkah baiknya melihat keadaan terlebih dahulu dan jika masih cenderung aman, maka tidak perlu dilakukan penjualan.

Jalankan Trading dengan Smart Rate RHB

Untuk memaksimalkan hasil yang ingin didapatkan, diperlukan suatu aplikasi trading yang stabil dan dapat dijalankan secara mudah. Smart People bisa menggunakan RHB Tradesmart yang mempunyai berbagai fitur dan kelebihan untuk mendukung terciptanya hasil trading yang menggiurkan.

Salah satu fitur yang tersedia yakni Smart Rate. Fitur ini menjadi salah satu fitur yang banyak diakses karena trader dapat memperoleh fasilitas pembiayaan margin secara langsung dari RHB Sekuritas. Yang menarik, bunga margin yang dikenakan terbilang sangat rendah yakni 0.025% per hari dan berlaku selama 3 bulan setelah akun margin aktif.

Selain penghitungan bunga secara harian, penagihan bunga ini juga dilakukan di awal bulan sehingga Smart People tidak perlu menjual atau menambah cash seperti sekuritas lain. Asalkan Smart People mempunyai trading plan yang jelas, maka hal tersebut tentu bukan menjadi persoalan.

Nah, buat Smart People yang ingin menikmati fasilitas ini, yuk segera download aplikasi trading saham dari RHB Tradesmart. Download secara gratis melalui Play Store atau App Store, ya!

Tinggalkan Balasan